Aku dan Komunitas Pencerah

Suatu komunitas ibaratkan sebuah wadah bagi kita untuk menambah wawasan dan  mengasah kemampuan dalam bidang apapun yang bersesuaian dengan keinginan  dan kebutuhan kita, untuk apa masuk kedalam lingkungan komunitas tersebut. Sebagai seorang yang merasakan betul manfaat dari bergabung dalam sebuah komunitas, maka saya akan memberikan penjelasan sedikit tentang beberapa komunitas yang mencerahkan dan saya tergabung didalamnya yaitu SMC, Serambi Masjid (Prima&Makes), dan Anging Mammiri.

SMC, Solidarity Meeting Club

Komunitas sosialita solidaritas yang anggotanya terdiri dari berbagai macam etnik, agama dan suku, bahkan ada pula yang berasal dari luar negri. Saya bergabung kedalam komunitas ini pada sekitar tahun 1997. Suatu komunitas awal yang memacu kami untuk memperdalam kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris, terutama pada English speaking.

eating and meeting

Dulunya konsep meeting yang kami lakukan dari pintu ke pintu (door to door), dimana semua member setiap minggunya bergiliran untuk menjadi tuan rumah Solidarity meeting club, Karena saat tergabung saya terhitung sebagai mahasiswa semester satu maka tak ada kesempatan bagi saya untuk jadi tuan rumah, semua di ambil oleh yang senior atau yang berkeluarga, yang artinya saya cukup datang dan sediakan perut saja tinggal makan sana dan makan sini kemudian belajar bercuap cuap dalam bahasa Inggris dari siang hingga malam :D . Namun saat ini lebih modern lagi bukan dari rumah ke rumah tetapi dari restaurant satu ke restaurant yang lain.. sedikit mahal tapi lumayan simple dan tidak merepotkan untuk orang orang sibuk seperti mereka.

Cheers..!!

Bahkan kadang kami pergi berwisata bersama ke Malino atau ke tempat tempat yang indah lainnya seperti Bantimurung hanya sekedar mencari penyegaran dari segala rutinitas dan kepenatan. Kami beri nama (Fresh Air Meeting) atau dalam bahasa planetnya “pertemuan di udara segar”.

once upon a time in Malino

Demikianlah, komunitas ini menjanjikan keceriaan yang luar biasa meriah. Dengan berbagai macam keunikannya masing masing.. :) . Kegiatan yang biasanya rutin para sahabat lakukan adalah belajar Toefl bareng, kegiatan ini pulalah yang mengantarkan banyak dari sahabat disini mampu mendapatkan beasiswa keluar negri. Salut buat kawan kawan yang telah berhasil menjejakkan kakinya di negri negri yang jauh untuk kerja dan belajar, tempat dimana sebagian besar kami belum mampu menjajakinya. Satu kesan yang luarbiasa di Komunitas ini adalah kesan Solidarity yang kental dan hangat. Hanya saat ini karena faktor kesibukan dan mungkin juga usia membuat komunitas SMC slow down untuk sementara waktu.

PRIMA & MAKES, Komunitas Serambi Masjid

PRIMA, merupakan semua komunitas remaja masjid yang murni yang bertempat di Masjid Al Markaz Al Islami. dulunya memiliki segudang aktivitas yang mencerahkan, sebut saja satu kegiatan dimana saya menjadi ketua panitianya “Program Pengembangan Diri”. Proses pencerahan dan pembangunan karakter yang lebih islami dimulai dari sini.

al Markaz Al Islami (Photo by Erwin)

dan MAKES, berawal pada suatu siang sekitar tahun 1998 seperti biasa sepulang dari kuliah aku pasti singgah diperpustakaan Al Markaz untuk sekedar melepas lelah atau membaca buku-buku yang menarik di lantai dasar. Perpustakaan itu menjadi persinggahanku jika mata kuliah hanya satu atau dua saja dan bisa pulang setelah jam 12 siang. Rumahku tidak terlalu dekat dan juga tidak terlalu jauh dari Al Markaz, dulu dari Kampus Unhas saya harus nyambung dua kali naik Angkot untuk tiba dirumah, dan tempat sambung angkotnya di Al Markaz inilah.

berdiskusi (Photo by Erwin)

Untuk mengisi waktu menunggu sore saya mencoba ikut organisasi Pemuda dan Remaja Masjid Al Markaz agar dapat menambah sahabat dan teman diskusi. Kemudian beberapa bulan setelah itu saya melihat ada beberapa orang duduk melingkar dan berdiskusi, saya pikir ini sebuah kajian keagamaan seperti yang ada di Kampus yang biasa saya lihat, namun setelah mendekat ternyata bahasa mereka berbeda, English..!!. Hmm.. menarik juga pikirku dan akhirnya kuputuskan untuk bergabung dan mulai berdiskusi sepatah dua patah kata. Topik topik yang diangkat sebagian besar adalah topik yang hangat, berat dan menambah wawasan, bukan hanya sekedar Speak In English tetapi lebih banyak pada Thinking in English.

Para pelajar (Photo by Erwin)

Dan ditahun 2012 ini juga ada 6 orang sahabat MAKES yang akan berangkat melanjutkan study ke Autralia melalui beasiswa ADS dan 1 orang yang akan berangkat ke Jepang dengan beasiswa pula. Ada yang yang melanjukan ke study S2 dan adapula yang akan melanjutkan study s3nya. Dan berikutnya akan banyak yang menyusul lagi.

Atalase buku di Serambi Masjid (Photo by Erwin)

ANGINGMAMMIRI, Komunitas Blogger Makassar

Senang rasanya bisa gabung dalam kumunitas yg super hangat ini. Ketika jauh dari kampung halaman (Makassar) dimana tak ada komunitas daerah yang lainnya yang bisa saya ikuti, maka Komunitas Angingmammiri inilah yang menjadi pengobat rindu. Komunikasi yang intensive melalui milist, twitter dan media blog membuat kami menjadi demikian akrab, walau sebagian besar anggota belum bisa bertemu langsung. Passion dalam menulis yang menjadi cita cita saya di komunitas ini menjadi lebih terangkat dan meroket. Ntah karena komunitasnya yang saling menyemangati dalam memproduksi sebuah tulisan ataukah karena memang ini adalah sebuah komunitas blogger yang memang sebuah komunitas para penulis lepas. but Anyway “that’s raise my passion to write up”.

Saya mulai benar benar aktif pada komunitas Anging mammiri saat itu. ceritanya bermula setibanya saya dari bandara International Sultan Hasanuddin pulang untuk berlibur selama bekerja beberapa bulan di Saudi Arabia dan pagi itu melihat di Milist Blogger Makassar bahwa sebentar malam sahabat saya Uci (dari Komunitas SMC, Solidarity Meeting Club) yang baru pulang study di negri Belanda diundang untuk menjadi pembicara pada acara Tudang Sipulung Anging Mammiri dengan judul “mengejar ilmu ke negeri impian“. pikirku kesempatan sekalian bersilaturahmi dengan beliau beserta dengan sahabat sahabat di Anging Mammiri dan ternyata kami berjumpa kembali di Sini, pada komunitas yang sangat cocok untuk saya yang berada jauh dari Kampung halaman..”what a coincidence” sungguh suatu kebetulan rancang :)

Tudang Sipulung (Photo by Daeng Oprek)

Ibaratkan sebuah kopi hangat, sebuah komunitas adalah gula yang membuat manis hidup ini dengan berbagai kisah kasih, suka dan duka. Dari sekian manfaat positif atau negatif dari berkomunitas, manfaat positifnyalah yang lebih besar. Intinya masuk saja ke sebuah komunitas yang bersesuaian dengan kebutuhan kita yaitu sebuah komunitas yang mempunyai sisi positif yang banyak dan unggul demi menambah wawasan dan ilmu untuk bisa bersaing di dunia global ini. Salah satu contoh sahabat yang berdomisili di surabaya bisa bergabung pada Komunitas Detik Surabaya (DSC) dan atau juga pada komunitas blogger didaerah masing masing seperti Komunitas Blogger Depok, Bogor, Maluku dan lain lain.

Salam Komunitas.. dan tetap semangat !

Erwin.

 

Share on TwitterShare via email
This entry was posted in Lomba Blog, Makes, Sulawesi and tagged . Bookmark the permalink.

7 Responses to Aku dan Komunitas Pencerah

  1. wah, masih ingat foto yg dibawah, hehehe, iya Uchi yg berhasil ke Eropa, mantap, Komunitas memang adalah kekuatan, disanalah interaksi terjadi secara berangsur2 hingga energi positif mengalir, lalu bisa dirasakan, meski dalam komunitas bisa saja ada perbedaan, namun saya yakin perbedaan itu adalah hikmah,

    salam komunitas, salam berkumpul, salam cinta, salam damai dan tentunya salam bahagia :D

  2. Mul says:

    Horas … bagaimano kabarnyo di Bengkulu bro .. …?

    • erwin says:

      Horas… Kok jadi batak bro.. Hehe. Bengkulu aman, hanya kadang2 masih ada gempanya. Tapi Pantai panjangnya semakin hari makin menarik. Di Belahan Bumi mana skrg? Salam

  3. daengrusle says:

    betul…berada di antara jaring komunitas memang keren..

    saya membayangkan bahwa bergabung dalam satu komunitas itu punya misi yang sama dengan sholat: amar ma’ruf nahi munkar.

    dengan menjadi member komunitas, kita bisa sama2 melakukan kerja2 kreatif yang baik dan bermanfaat untuk sesama dan mengubur dalam2 kemalasan dan ketakbergunaan (nahi munkar)

    btw, wah, lomba ya….*tiba2 tertarik ikutan*
    intip dulu ah hadiahnya apa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>